You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kobaran Api di Pool Bus Transjakarta Rawa Buaya Berhasil Dipadamkan
photo Folmer - Beritajakarta.id

16 Bus Transjakarta Terbakar di Pool Rawa Buaya

Pool Bus Transjakarta Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, yang terbakar, Selasa (1/9) sekitar pukul 19.20 berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 16 bus Transjakarta terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kobaran api berhasil dijinakkan sekitar 1 jam 10 menit serta kerugian akibat kebakaran sebanyak 16 bus terbakar

“Kami mengerahkan sebanyak 31 mobil pemadam kebakaran bersama alat pendukung ke lokasi kebakaran. Petugas tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah terjadi kebakaran,” kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Pardjoko saat dihubungi Beritajakarta.com, Selasa (1/9) malam.

Dikatakan Pardjoko, puluhan mobil pemadam dikerahkan dari sejumlah posko kebakaran yakni Cengkareng, Kembangan, Kalideres, Kebon Jeruk, Grogol Petamburan.

Pool Bus Transjakarta Rawa Buaya Terbakar

“Kobaran api berhasil dijinakkan sekitar 1 jam 10 menit serta kerugian akibat kebakaran sebanyak 16 bus terbakar,” ujarnya.

Pardjoko menambahkan, tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran di Pool bus Transjakarta tersebut.

“Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh petugas,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29637 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11698 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye5995 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4034 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1813 personAldi Geri Lumban Tobing